Headlines News :
Home » » Hubungan Mengenai Ilmu Budaya Dasar & Sistem Informasi

Hubungan Mengenai Ilmu Budaya Dasar & Sistem Informasi

Written By Unknown on Rabu, 19 Maret 2014 | 04.34



Nama : Siti Nurbaiti
Kelas : 1KA40
NPM : 18113578
HUBUNGAN Antara ILMU BUDAYA DASAR DENGAN JURUSAN SISTEM INFORMASI

Sebelum kita mengetahui mengenai Hubungan Sistem Informasi dengan Ilmu Budaya Dasar, maka sebaiknya kita menelusuri dahulu definisi dari Sistem Informasi dan Ilmu Budaya Dasar.
DEFINI SISTEM INFORMASI
Pengertian Sistem Informasi ialah Suatu Sistem terintegrasi yang mampu menyediakan Informasi yang bermanfaat bagi penggunanya, dapat diartikan sebuah Sistem terintegrasi atau Sistem manusia-mesin, untuk menyediakan Informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi atau kegiatan agar memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas/rutinitas kerja. Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja dibutuhkan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya. Sistem informasi dlm suatu kegiatan rutinitas kerja adalah memudahkan manusia dan mempercepat rutinitas kerja sehingga lebih efisien dalam waktu, tenaga, dan biaya
    
      Ada 3 hal penting yang meliputi sistem informasi, yaitu: pengumpulan dan pemasukan data, penyimpanan dan pengambilan kembali (retrieval) data , dan penerapan data, yang dalam hal sistem informasi terkomputer termasuk penayangan. Suatu sistem informasi terkomputer pada asasnya terdiri atas lima komponen yang menjadi sub-sistemnya, yaitu pelambangan (encoding) data dan pemprosesan masukan, pengolahan data, pengambilan kembali data, pengolahan dan analisis data, dan penayangan data

DEFINISI ILMU BUDAYA DASAR
Berdasarkan dari pernyataan Koentjaraningrat (1980), kata “Kebudayaan” berasal dari kata sanskerta Budhayah, yaitu bentuk jamak dari Budhi yang berarti “Budi” atau “akal”. Dengan demikian kebudayaan dapat didefinisikan “hal – hal yang bersangkutan dengan akal”. Sedangkan kata “budaya” merupakan perkembangan majemuk dari “budi daya” yang berarti “daya dari budi” sehingga dibedakan antara “budaya” yang berarti “daya dari budi” yang berupa cipta, karsa dan rasa, dengan “kebudayaan” yang berarti hasil dari cipta, karsa dan rasa. Dalam disiplin ilmu antropologi budaya, kebudayaan dan budaya itu artinya sama saja.Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban mengandung pengertian yang luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat.Pendek kata kebudayaan dalam kaitannya dengan ilmu budaya dasar adalah penciptaan, penertiban, dan pengolahan nilai-nilai insani ; tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri didalam alam lingkungan, baik fisik maupun sosial.  Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia karena pada ilmu budaya dasar memiliki unsur-unsur dari kebudayaan yaitu:
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi


HUBUNGAN ANTARA INFORMASI DENGAN ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, dan mencakup cara bagaimana menginterpretasi, menganalisa, menyimpan, dan mengambil kembali data dan informasi tersebut. Ilmu informasi merupakan dasar dari analisa komunikasi dan basis data. Secara lebih luas, ilmu informasi merupakan bidang interdisipliner yang berkaitan dengan beberapa aspek ilmu komputer, ilmu perpustakaan, dengan bidang kognitif, dan ilmu sosial.
Ilmu Informasi terdiri dari memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana mengumpulkan, mengelompokkan, memanipulasi, menyimpan, mengambil dan menyebarkan segala jenis informasi. Informasi dan Budaya mencakup aspek-aspek seperti nilai-nilai sikap dan perilaku yang dapat mempengaruhi orang-orang agar orang-orang tersebut dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan memperkenalkan mereka dengan budaya informasi, namun tidak semua budaya informasi dapat berdampak positif ada yang dapat memperburuk pribadi seseorang jika budaya informasi yang diberikan melenceng. Seperti pada era Globalisasi saat ini pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku.

KESIMPULAN/PENDAPAT
Menurut pendapat saya jaman seperti sekarang ini sistem informasi sudah sangat berkembang pesat dan hampir tidak mengenal adanya BATASAN, sehingga banyak sekali dampak positif dan negatif yang timbul, dalam kesimpulannya sebuah sistem informasi yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia seperti  ilmu pengetahuan, teknologi, gaya hidup, dan berbagai hal lainnya sudah sangat cepat sekali menyebar dari suatu tempat ke tempat lainnya. 
Seperti contoh : berkembangnya pola hidup  negeri barat yang serba instan dan selalu berhubungan dengan teknologi tingkat tinggi seperti pada penggunaan internet pada setiap kegiatan, bisa membawa dampak yang positif tetapi juga bisa berdampak negatif. Positif apabila kita mencontoh dan menerapkan teknologi tersebut untuk hal-hal yang berguna dan tidak merugikan orang lain, dan akan berdampak negatif apabila kita menggunakan nya untuk hal-hal yang tidak baik dan merugikan orang lain. Contohnya : internet sangat baik apabila kita gunakan untuk berguna apabila kita gunakan untuk program-program seperti e-learning(pendidikan), e-commerce(usaha dagang ataupun sejenisnya). 
Tetapi  internet juga bisa jadi negatif apabila ada oknum-oknum tertentu yang menyalahgunakan teknologi tersebut seperti  contoh banyak nya para pengakses internet yang memaksa untuk masuk ke situs-situs penting pemerintah atau pun instansi-instansi tertentu hanya untuk mengacak-acak bahkan sampai  berniat untuk menghancurkan jaringan tersebut. Oleh karena itu manusia yang berbudaya dan berakhlak yang baik sebaiknya sudah bisa memilah-milah bagaimana langkah-langkah yang baik dalam menghadapi era dimana sistem informasi itu sudah tidak terbatas dan sudah semakin pesat perkembangan nya, dan di saat inilah kita sudah sepantas nya menerapkan apa yang sudah kita ketahui tentang kehidupan sosial dan berbudaya baik seperti yang sudah kita dapatkan di pelajaran Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar. Dengan mengambil Jurusan Sistem Informasi serta mempelajari Ilmu Budaya Dasar, mahasiswa diajarkan untuk mampu menyediakan suatu informasi yang bermanfaat bagi para penggunanya dengan memperhatikan masalah-masalah pada manusia serta memperhatikan setiap kebudayaan dari tiap-tiap kota atau negara, karena setiap user dari tiap-tiap kota atau negara mempunyai latar belakang kebudayaan serta masalah yang berbeda, oleh karena itu Sistem Informasi yang disediakan pun berbeda, dan tergantung dari kepribadian manusia itu sendiri.


Narasumber:
Nama : Siti Nurbaiti
NPM: 18113578
Kelas: 1 KA 40


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Siti nurbaiti - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template