Nama : Siti Nurbaiti
Kelas : 1KA40
NPM : 18113578
HUBUNGAN Antara ILMU
BUDAYA DASAR DENGAN JURUSAN SISTEM INFORMASI
Sebelum kita mengetahui mengenai Hubungan Sistem
Informasi dengan Ilmu Budaya Dasar, maka sebaiknya kita menelusuri dahulu definisi
dari Sistem Informasi dan Ilmu Budaya Dasar.
DEFINI SISTEM INFORMASI
Pengertian Sistem Informasi ialah Suatu Sistem
terintegrasi yang mampu menyediakan Informasi yang bermanfaat bagi penggunanya,
dapat diartikan sebuah Sistem terintegrasi atau Sistem manusia-mesin, untuk
menyediakan Informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi
atau kegiatan agar memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas/rutinitas kerja.
Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem
yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan
saja dibutuhkan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan
mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi
atau peralatan sistem lainnya. Sistem informasi dlm suatu kegiatan rutinitas
kerja adalah memudahkan manusia dan mempercepat rutinitas kerja sehingga lebih
efisien dalam waktu, tenaga, dan biaya
Ada 3 hal penting yang meliputi sistem
informasi, yaitu: pengumpulan dan pemasukan data, penyimpanan dan pengambilan
kembali (retrieval) data , dan penerapan data, yang dalam hal sistem informasi
terkomputer termasuk penayangan. Suatu sistem informasi terkomputer pada
asasnya terdiri atas lima komponen yang menjadi sub-sistemnya, yaitu
pelambangan (encoding) data dan pemprosesan masukan, pengolahan data,
pengambilan kembali data, pengolahan dan analisis data, dan penayangan data
DEFINISI ILMU
BUDAYA DASAR
Berdasarkan dari pernyataan Koentjaraningrat (1980), kata
“Kebudayaan” berasal dari kata sanskerta Budhayah, yaitu bentuk jamak dari
Budhi yang berarti “Budi” atau “akal”. Dengan demikian kebudayaan dapat didefinisikan
“hal – hal yang bersangkutan dengan akal”. Sedangkan kata “budaya” merupakan
perkembangan majemuk dari “budi daya” yang berarti “daya dari budi” sehingga
dibedakan antara “budaya” yang berarti “daya dari budi” yang berupa cipta,
karsa dan rasa, dengan “kebudayaan” yang berarti hasil dari cipta, karsa dan
rasa. Dalam disiplin ilmu antropologi budaya, kebudayaan dan budaya itu artinya
sama saja.Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban mengandung pengertian yang
luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi
pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat (kebiasaan), dan
pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat.Pendek kata kebudayaan
dalam kaitannya dengan ilmu budaya dasar adalah penciptaan, penertiban, dan
pengolahan nilai-nilai insani ; tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri
didalam alam lingkungan, baik fisik maupun sosial. Secara umum pengertian kebudayaan adalah
merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi
kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia karena pada ilmu budaya dasar memiliki unsur-unsur dari kebudayaan yaitu:
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi
Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia karena pada ilmu budaya dasar memiliki unsur-unsur dari kebudayaan yaitu:
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi
HUBUNGAN ANTARA INFORMASI DENGAN ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, dan mencakup cara bagaimana menginterpretasi, menganalisa, menyimpan, dan mengambil kembali data dan informasi tersebut. Ilmu informasi merupakan dasar dari analisa komunikasi dan basis data. Secara lebih luas, ilmu informasi merupakan bidang interdisipliner yang berkaitan dengan beberapa aspek ilmu komputer, ilmu perpustakaan, dengan bidang kognitif, dan ilmu sosial.
Ilmu Informasi terdiri dari memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana mengumpulkan, mengelompokkan, memanipulasi, menyimpan, mengambil dan menyebarkan segala jenis informasi. Informasi dan Budaya mencakup aspek-aspek seperti nilai-nilai sikap dan perilaku yang dapat mempengaruhi orang-orang agar orang-orang tersebut dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan memperkenalkan mereka dengan budaya informasi, namun tidak semua budaya informasi dapat berdampak positif ada yang dapat memperburuk pribadi seseorang jika budaya informasi yang diberikan melenceng. Seperti pada era Globalisasi saat ini pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku.
KESIMPULAN/PENDAPAT
Menurut pendapat saya jaman
seperti sekarang ini sistem informasi sudah sangat berkembang pesat dan hampir
tidak mengenal adanya BATASAN, sehingga banyak sekali dampak positif
dan negatif yang timbul, dalam kesimpulannya sebuah sistem informasi yang mencakup
seluruh aspek kehidupan manusia seperti
ilmu pengetahuan, teknologi, gaya hidup, dan berbagai hal lainnya sudah
sangat cepat sekali menyebar dari suatu tempat ke tempat lainnya.
Seperti
contoh : berkembangnya pola hidup negeri
barat yang serba instan dan selalu berhubungan dengan teknologi tingkat tinggi
seperti pada penggunaan internet pada setiap kegiatan, bisa membawa dampak yang
positif tetapi juga bisa berdampak negatif. Positif apabila kita mencontoh dan
menerapkan teknologi tersebut untuk hal-hal yang berguna dan tidak merugikan
orang lain, dan akan berdampak negatif apabila kita menggunakan nya untuk
hal-hal yang tidak baik dan merugikan orang lain. Contohnya : internet sangat
baik apabila kita gunakan untuk berguna apabila kita gunakan untuk
program-program seperti e-learning(pendidikan), e-commerce(usaha dagang ataupun
sejenisnya).
Tetapi internet juga bisa
jadi negatif apabila ada oknum-oknum tertentu yang menyalahgunakan teknologi
tersebut seperti contoh banyak nya para
pengakses internet yang memaksa untuk masuk ke situs-situs penting pemerintah
atau pun instansi-instansi tertentu hanya untuk mengacak-acak bahkan
sampai berniat untuk menghancurkan
jaringan tersebut. Oleh karena itu manusia yang berbudaya dan berakhlak yang
baik sebaiknya sudah bisa memilah-milah bagaimana langkah-langkah yang baik
dalam menghadapi era dimana sistem informasi itu sudah tidak terbatas dan sudah
semakin pesat perkembangan nya, dan di saat inilah kita sudah sepantas nya menerapkan
apa yang sudah kita ketahui tentang kehidupan sosial dan berbudaya baik seperti
yang sudah kita dapatkan di pelajaran Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar. Dengan
mengambil Jurusan Sistem Informasi serta mempelajari Ilmu Budaya Dasar,
mahasiswa diajarkan untuk mampu menyediakan suatu informasi yang bermanfaat
bagi para penggunanya dengan memperhatikan masalah-masalah pada manusia serta
memperhatikan setiap kebudayaan dari tiap-tiap kota atau negara, karena setiap user
dari tiap-tiap kota atau negara mempunyai latar belakang kebudayaan serta
masalah yang berbeda, oleh karena itu Sistem Informasi yang disediakan pun
berbeda, dan tergantung dari kepribadian manusia itu sendiri.
Narasumber:
Nama : Siti Nurbaiti
NPM: 18113578
Kelas: 1 KA 40


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !